Puisi "Kartini Tua Batik Pekalongan"

Posted by Zaim Buzz


Dalam renungan hati yang tak henti
Sang surya tiba hingga terbenam
Engkau duduk dengan selendang kain putih
Dengan piawai tangan melukiskan
Hanya demi hari esok dapat makan

Sabar...
Semangat...
Tak putus asa...
Hanya yang ada dipikiran
Selendang kain penuh goresan
Penuh makna dalam kehidupan


Masa tua...
Ibarat pohon yang telah berhenti berbuah
Tak ada guna, tak ada nilai
Para subjeknya adalah mereka yang punya batasan psiko-motorik
Sehingga tidak seproduktif masa sebelumnya

Namun engkau selalu optimi !!
Karena engkau tetaplah Kartini Indonesia

Engkau memetik semangat yang menyelesaikan mahakarya besar dalam usia


KOTA PEKALONGAN





BATIK KITA
BATIK INDONESIA
BATIK DUNIA

0 komentar:

Posting Komentar